Rumah produksiĀ GoodHouse ID yang dipercaya oleh pengembang gameĀ Digital HappinessĀ untuk mengangkatĀ game horor ciptaannyaĀ yang fenomenal,Ā DreadOutĀ ke layar lebar, telah merampungkan masa produksinya. VideoĀ teaserĀ resmi dariĀ DreadOut the MovieĀ telah resmi diluncurkan pada hari Sabtu, 22 September 2018 di EventĀ PopCon AsiaĀ 2018 bertempat di Indonesia Convention Center (ICE) BSD.
Kini videoĀ teaserĀ tersebut sudah bisa dilihat berikut ini:
https://www.facebook.com/dreadoutgame/videos/239959360014118/?t=12
Caitlin Halderman dipercaya berperan sebagai Linda yang merupakan karakter utama di gamenya. Kemudian JefriĀ Nichol, Marsha Aruan, Irsyadillah, Susan Sameh, dan Ciccio Manassero juga turut meramaikan jajaran pemain dalamĀ DreadOut the Movie.Ā Mereka akan berperan sebagai teman-teman sekolah Linda yang akan memecahkan misteri Hantu Kebaya Merah seperti di dalam gamenya. Selain bintang muda tersebut, turut terlibat juga aktor dan aktris terkenal lainnya seperti Miller Khan, Hannah Al Rashid, Salvita DeCorte, dan Mike Lucock.
Dalam film ini dikisahkanĀ Jessica (Marsha Aruan), Beni (Irsyadillah), Dian (Susan Sameh), Alex (Ciccio Manassero) dan Erik (Jefri Nichol) adalahĀ sekelompokĀ temanĀ SMAĀ yang inginĀ meningkatkanĀ kepopulerannya lewatĀ social media. Mereka berencana merekam petualangan mereka dengan video untuk diunggah keĀ akun socialĀ media. Agar keinginannya tercapai, mereka memilih untuk pergi ke sebuahĀ apartemen terbengkalaiĀ yangĀ terkenalĀ karena keangkerannya.
UntukĀ memperlancar rencana tersebut, Beni mengajak Linda (Caitlin Halderman)Ā untuk ikut bergabung.Ā BeniĀ mengetahuiĀ bahwaĀ LindaĀ mempunyai hubungan yang cukup dekat dan bisa membujuk satpam penjaga apartemen tersebut yaitu Kang Heri (Mike Lucock),Ā agar bisa masuk ke dalamapartemen. Awalnya LindaĀ ragu danĀ menolakĀ ajakan Beni.Ā Namun setelah JessicaĀ ikut membujuk,Ā akhirnya LindaĀ ikutĀ dengan teman-teman sekolahnya untuk pergi ke apartemen angker tersebut.
Setelah sampai di apartemenĀ itu, Linda berhasil membujukĀ Kang Heri untukĀ masuk bersama kelima temannya. Awalnya, merekaĀ bergembira berfoto-fotoĀ bersamaĀ sambil merekam kegiatan merekaĀ dan mengunggahnya ke akun social media mereka.Ā Di tengah kegiatan tersebut,Ā Linda dan kawan-kawanĀ menemukan satu unitĀ apartemenĀ yang diberiĀ tanda batas garis pengamanĀ kepolisian (police line), seperti sebuah tempat kejadian perkara suatu kejahatan.Ā Terdorong oleh rasa penasaran,Ā mereka mendobrakĀ pintu unit apartemen tersebut.Ā Ketika pintu terbuka, nampak sebuahkamarĀ sepeti bekas tempat kegiatan ritual pemujaan. Saat mereka sedang meneliti kamar tersebut, mereka menemukanĀ sebuah perkamen kuno,dimanaĀ tidak ada seorangpunĀ dari teman-teman LindaĀ yang bisa membacanya, kecualiĀ Linda.
SetelahĀ Linda berhasilĀ membacaĀ tulisan dalam huruf kawi kuno dalamĀ perkamenĀ tersebut,Ā mendadakĀ sebuah portalĀ terbuka. Tanpa sengaja Linda dan kawan-kawan telah membuka pintu keĀ alamĀ gaib dan membuat murka para makhluk supranatural penjaga portal tersebut.Ā Mengapa hanya Linda yang bisa membacanya? Apakah Linda dan teman-temannya bisa selamatĀ dari amukan penjaga pintu alam gaib tersebut?Ā Dapatkah mereka keluar hidup-hidup dari apartemen angker itu?
Kimo Stamboel selaku sutradara, penulis, merangkap produser film ini menyatakan bahwa proses pemilihanĀ castĀ ini dilakukan dengan sangat selektif dan hati-hati karena ia memikul tanggung jawab yang besar dalam menjaga kualitas filmnya. Ia tidak mau mengecewakan pemilik dan penggemarĀ DreadOutĀ yang sudah dikenal di seluruh dunia sebagai salah satu game horor terbaik buatan Indonesia. Dalam film ini Kimo juga menuntut totalitas para pemainnya, termasuk melatih stamina dan fisik mereka, karena banyaknya adegan-adegan yang cukup berat di dalamnya.
Dalam produksi ini, Kimo menggandeng rekan produser Wida Handoyo dan Edwin Nazir untuk mendirikan rumah produksiĀ GoodHouse ID, mereka berkolaborasi merampungkan proyek ini mulai dari penulisan naskah, produksi film, sampai pengembangan bisnisnya. Wida Handoyo selaku salah satu produser filmnya menyatakan bahwaĀ GoodHouse ID memutuskan bekerjasama denganĀ strategic partnerĀ dari dalam dan luar negeri agarĀ opportunityĀ filmĀ DreadOutĀ sukses di pasaran semakin besar.Ā Produser Edwin Nazir juga menambahkan bahwa pihaknya juga menggandeng CJ Entertainmen (Korea Selatan), Sky Media, Nimpuna Sinema, dan Lyto Datarindo untuk mendukung rencana pemasaran film ini, bukan hanya di dalam negeri, namun juga di mancanegara.
DreadOut the MovieĀ rencananya akan tayang di seluruh Indonesia pada bulan Januari 2019. Dalam film ini akan ada sejumlah karakter baru yang tidak ada di gamenya, dan akan lebih menjelaskan bagaimana Linda bisa terkena berbagai pengalaman mistis. Di lain pihak, Digital Happiness juga tengah mengembangkanĀ game lanjutan, yaituĀ DreadOut 2.
KAORI Newsline |Ā Informasi yang disampaikan berasal dari pihak pemberi siaran pers dan tidakĀ merepresentasikan kebijakan editorial KAORI.















