Sinopsis
Maki Maehara adalah seorang siswa SMA yang terbiasa menjalani kehidupan sekolah sendirian tanpa teman. Suatu hari, ia bertemu dengan Umi Asanagi, gadis populer yang dikenal sebagai “si nomor dua tercantik di kelas”. Meski berasal dari dunia yang berbeda, keduanya punya kesamaan minat yang membuat mereka mulai menghabiskan waktu bersama.
Komentar
Reza Ardiansyah – KAORI Newsline
Pengenalan di episode pertama anime “Class de 2-banme ni Kawaii Onnanoko to Tomodachi ni Natta” sudah cukup jelas menunjukkan arah ceritanya, yaitu interaksi antara Maehara si “penyendiri“ di kelas dengan Asanagi si “nomor dua tercantik” di kelas. Anime inii benar-benar berisi cerita sekolahan seperti biasanya, tidak ada kejutan “aneh-aneh” seperti tiba-tiba mendapat misi mengalahkan guru kuning bertetankel.
Pembukaan ceritanya cukup klise, dengan karakter utama perempuan yang mendekati tokoh utama karena kesamaan minat. Kemunculan Maehara juga mengikuti pola familiar di mana ia susah berkomunikasi dengan orang, tapi ternyata punya banyak sifat bagus seperti peka, berpikir sebelum bicara, dan pengertian kalau sudah nyambung.
Dari sisi tempo, ceritanya terasa sedikit cepat, terutama dengan adanya loncatan waktu alias time skip. Beberapa momen yang seharusnya bisa memperdalam kedekatan Maehara dan Asanagi malah terkesan terlewat begitu saja dan diganti dengan “satu minggu kemudian”. Terasa keduanya tiba-tiba sudah dekat, walaupun masih bisa dimaklumi.
Ada yang menarik nih, percakapan dari obrolan instan (seperti LINE) dianimasikan dengan munculnya karakter versi chibi, membuat adegan chatting-nya jadi lebih segar dan interaktif. Terkadang, saat masuk ke bagian lucu, tidak hanya dialognya tapi penggambaran adegan tersebut juga lucu. BGM dan background sudah selaras sesuai scene tanpa ada yang “menarik perhatian berlebih,” ya namanya juga pendukung suasana juga.
Interaksi Maehara dan Asanagi menunjukkan bagaimana masa SMA menjadi fase penting untuk mencari jati diri. Tidak hanya mereka, interaksi karakter lain juga menekankan pentingnya memahami situasi dan orang lain.
Meski mengusung formula yang umum, salah satu kekuatan anime ini ada pada dialog yang terasa lebih berbobot, terutama dalam menggambarkan cara berkomunikasi dan memahami orang lain. Secara keseluruhan, anime Class de 2-banme ni Kawaii Onnanoko to Tomodachi ni Natta terasa santai namun menyimpan momen yang menarik, sehingga layak untuk diikuti.
Mengingat novel ringannya yang akan segera berakhir, semoga adaptasi anime ini mampu mencapai ending yang memuaskan atau setidaknya memberikan gambaran akhir dari hubungan antara Asanagi dan Maehara.
Fakta dan Data
| Judul Lainnya | I Made Friends with the Second Prettiest Girl in My Class クラスで2番目に可愛い女の子と友だちになった |
| Karya Asli | Light novel karya Takata, adaptasi manga karya Rin Ono |
| Pengisi Suara | Haruki Ishiya sebagai Maki Maehara Manaka Iwami sebagai Umi Asanagi Sayumi Suzushiro sebagai Yū Amami Ikumi Hasegawa sebagai Nina Nitta Minami Tsuda sebagai Miki Yagisawa Shizuka Itō sebagai Sora Asanagi Yūko Kaida sebagai Masaki Maehara |
| Sutradara | Hideki Tachibana |
| Penulis Naskah | Keiichiro Ochi |
| Desain Karakter | Shoko Takimoto |
| Lagu Pembuka | Submarine Youth (サブマリンユース) oleh reGretGirl |
| Lagu Penutup | “Zutto Ichiban ni Shite ne (ずっと1番にしてね) oleh Koresawa |
| Studio | CONNECT |
| Situs Resmi | https://kuranika.asmik-ace.co.jp/ |
| https://x.com/2ndinclass | |
| Tanggal Tayang | 07 April 2026 (23.30 JST / 21.30 WIB ) |
Screenshot & Video
KAORI Newsline | Oleh Reza Ardiansyah















