Ini dia, ini yang papa cari! Anime yang hanya membahas balas dendam se-dalam Palung Mariana! Jarang sekali saya menemukan anime yang mampu membuat saya marah dan senang dalam satu paket. Tapi inilah yang saya temukan, benar-benar berlian yang sangat cantik musim gugur 2025 ini.

Anime Unlimited Gacha atau Shinjiteita Nakama-tachi ni Dungeon Okuchi de Korosarekaketa ga Gift “Mugen Gacha” de Level 9999 no Nakama-tachi wo Te ni Irete Moto Party Member to Sekai ni Fukushuu & “Zamaa!” Shimasu! adalah seri anime yang diangkat dari novel ringan karangan Shisui Meikyo dan diilustrasikan oleh tef. Anime ini tayang perdana pada musim gugur 2025. Simak ulasan anime Unlimited Gacha ini.

Sinopsis

Dalam dunia ini, terdapat berbagai macam ras, namun ras manusia adalah ras paling bawah di antara semuanya. Kebanyakan ras menganggap manusia adalah sampah yang lemah. Itulah realita yang didapatkan oleh Light, seorang pemuda dari ras manusia. Dirinya diundang untuk menjadi kelompok persatuan ras yang bertujuan untuk mengubah diskriminasi terhadap ras. Namun di pertengahan perjalanan, Light dikeluarkan dari kelompok tersebut, buruknya dia berada dalam dungeon tersulit dan levelnya sendiri tidak dapat untuk menaklukkan dungeon tersebut. kekuatan Light hanyalah gacha sepuasnya tapi kerap gachanya buruk. Akan tetapi… untuk pertama kalinya, kini ia berhasil menarik sebuah gacha karakter yang memiliki level 9999. Inilah kisah balas dendam Light terhadap semua yang menistanya.

Balas Dendam yang Tereksekusi Dengan Baik

©Meikyou Shisui Hobby Japan/Unlimited Gacha Production Committee

Menonton anime fantasi kerap menceritakan kisah mengenai protagonis yang dibuang. Kebanyakan ceritanya hanya menyajikan pembuangan tersebut sebagai “kejadian”, di mana pada akhir musim penayangannya, sang protagonis biasanya antara memaafkan atau melupakan atau sekedar memberikan pelajaran kecil saja. Klasik, protagonis yang terlalu baik karena tidak bagus untuk membalas api dengan api. Untuk beberapa orang, rasanya kurang “ngeh” kalau mereka belum dibalas dengan balasan yang lebih buruk lagi, apalagi saat sifat “belagu” dan “pede” antagonisnya muncul. Nah, tapi bagaimana jadinya bila akhirnya sang protagonis memberikan pelajaran setimpal atau bahkan lebih buruk? inilah premis anime Unlimited Gacha.

Unlimited Gacha hadir sebagai anime yang langsung to the point di mana ini adalah anime balas dendam akibat masa lalu Light, sang protagonis yang dikhianati begitu saja. Sebagai penonton, perasaan kesal, dengki, dan sayang Light langsung terbentuk dalam episode pertamanya, di mana anime ini mampu membungkus premis dan mengapa Light adalah orang spesial. Selebihnya adalah cerita bagaimana Light mampu membalas dendam dan sakit yang ia rasakan sewaktu dibuang.

Karena anime ini punya aturan mutlak di mana manusia adalah ras terlemah, diskriminasi akan manusia sudah menjadi hal wajar. Maka siapapun pasti akan bersikap arogan terhadap manusia manapun, dan di sinilah letak serunya. Arogan mereka sangatlah tinggi sehingga mereka selalu tidak tahu bahwa manusia yang mereka tantang adalah manusia dengan level 9999 di mana biasanya level normal ras lain adalah 500 – 1500. Melihat mereka terkejut dan takut itulah momen yang sangat melegakan, terutama untuk mereka yang begitu arogan dan menjatuhkan ras lain.

©Meikyou Shisui Hobby Japan/Unlimited Gacha Production Committee

Perbedaan sikap mereka dari arogan lalu menjadi orang yang memohon ampunan agar selamat adalah wajah dan cerita yang seru untuk dilihat. Karena pada saat itulah, penonton dapat melihat bahwa kebanyakan orang akan mementingkan diri sendiri daripada yang lainnya. Tapi mungkin karena itulah, cerita anime ini sangat mudah untuk diprediksi karena kita sudah tahu bahwasannya Light sendiri sudah terlalu overpowered, dan pastinya siapapun akan kalah. Hanya bedanya reaksi setiap orang berbeda-beda.

Terlalu Banyak Karakter, Terlalu Repot Untuk Mempedulikannya

©Meikyou Shisui Hobby Japan/Unlimited Gacha Production Committee

Sebelumnya saya mengatakan bahwa anime ini mudah untuk diprediksi. Sayangnya ada kelemahan lainnya lagi, yakni terlalu banyak karakter. Yap, baik itu karakter antagonis dan sampingan protagonis. Terlalu banyak karakter sehingga kalian tidak dapat mendalami kisah dan latar dari setiap karakter. Terutama untuk para karakter sampingan Light. Mereka hanya hadir seketika tanpa ada proses mengapa kita harus senang dan bangga ada mereka. Bahkan terkadang sang karakter sampingan terasa lebih seperti karakter yang penting ada saja untuk membantu Light daripada hadir untuk membantu mengembangkan karakter mereka atau Light sendiri. Hal ini sangat terasa ketika kita fokus kepada 4 karakter sampingan utama yang Light percayai, keempatnya bahkan tidak terlalu banyak bicara hingga menjelang akhir musim, yang mana sekalinya mereka berbicara mereka hanya bicara demi menyelesaikan misi yang diberikan Light. Tidak ada kesan yang menarik dari mereka selain dari desain karakternya.

©Meikyou Shisui Hobby Japan/Unlimited Gacha Production Committee

Begitu pula untuk setiap antagonis yang ada. Tentu pada episode 1 kita sudah mendapatkan landasan mengapa kita harus membenci mereka. Tapi di balik itu semua kita bahkan tidak dapat melihat mereka semua berinteraksi atau mengapa mereka seperti itu. Setidaknya jika saya bisa melihat setiap ras menyiksa Light di awal, mungkin rasa marah saya semakin kuat lagi. Sayangnya ketika Light sudah membalaskan dendam kepada mereka satu persatu, tidak ada flashback atau alasan mengapa mereka seperti itu. Sehingga saya rasa semua karakter yang ada di sini masih terlalu dangkal dari sisi sifat dan perkembangannya.

Berlanjut ke halaman selanjutnya.

1 KOMENTAR

Tinggalkan komentar Anda

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses