Genial Barzah Tanevi atau Genial Tan merupakan salah seorang seiyu yang cukup terkemuka di Indonesia. Dara jelita yang akrab dipanggil Gegen ini telah mendubbing berbagai film, di antaranya seri-seri anime ternama seperti Ranma 1/2 Remake, Blue Box, hingga The Apothecary Diaries. Selain aktif di dunia dubbing, ia juga aktif di berbagai bidang, dari menjadi presenter, bintang iklan, bermain sinetron, teater, penari, hingga aktif menjadi penyanyi dengan nama Genziiy.
Salah satu penampilan kak Gegen di iklan IM3 Ooredoo
Kali ini KAORI Nusantara mendapat kesempatan untuk mewawancarai sosok Genial Barzah Tanevi. Seperti apa sih kisah dari sosok seiyu yang juga adalah adik dari bintang film Bio One dan Nona Berlian Sakinah ini? Mari simak kisahnya:
Halo kak Gegen. Mungkin boleh memperkenalkan diri anda terlebih dahulu?
Halo, aku Genial Barzah Tanevi, biasa dipanggil Gegen. Aku di dunia dubbing itu sejak umur 5 tahun sebenarnya. Tapi baru fokus lagi akhir-akhir ini.
Berarti sudah dari lama ya? Dulu belajar dari siapa?
Dulu aku belajar dari almarhum bapak Abud. Saat itu aku banyak main di film-film Disney Junior. Terus aku juga sebagai Meimei di Upin Ipin Bahasa Indonesia. Aku dididik langsung oleh beliau, dan sangat membekas sampai sekarang. Yang bikin aku ingin lanjut di dunia dubbing itu, peranannya sangat besar dari almarhum pak Abud.
Kenapa kak Gegen tertarik menekuni dunia dubbing? Dulu yang ngajak siapa?
Dulu aku basicnya sebenarnya dari iklan, tapi ibu aku ngajak ke dunia dubbing, dikenalkan via koleganya. Aku kurang paham karena dulu masih kecil. Lalu karena aku suka kartun, aku suka nonton, jadi aku suka dengan prosesnya. Apalagi aku punya privilege untuk bisa menonton lebih dulu.
Dari umur 5 tahun, sampai sekolah, sampai lulus, dulu bagaimana membagi waktunya?
Kebetulan sekolah aku sangat mendukung. Tapi aku juga tetap tidak melupakan kewajiban sebagai seorang siswa. Jadi ada saatnya aku pulang cepat. Tapi kalau ujian, ya ujian. Kalau ngejain tugas, ya ngerjain tugas. Tapi aku biasa izin untuk pulang lebih cepat.
Apakah kolega di sekolah seperti guru hingga teman-teman tahu posisi kak Gegen juga di bidang dubbing?
Iya tahu, dan bahkan mereka sangat mensupport aku. Aku cukup bersyukur untuk itu. Dan untungnya aku juga prestasinya masih bagus-bagus saja, tidak mengganggu prestasi sekolah.
Kak Gegen kan bukan Cuma dubbing. Ada main sinetron, jadi model DLL. Apa saja kegiatan kariernya saat ini?
Aku sebagai content creator, aku juga penyanyi, semoga nanti ada lagu originalnya, masih on process. Aku suka menjadi talent juga untuk konten-konten dari beberapa brand. Saat ini aku masih belum syuting lagi karena fokus ke dubbing, karena proyek dubbing dengan syuting kan pasti waktunya bentrok.
Bersama sang kakak (courtesy of Nona Berlian Sakinah)
Kak Gegen ini kan berasal dari keluarga yang cukup aktif di dunia hiburan, apalagi kakak-kakak kak Gegen. Kak Gegen sebagai yang paling bungsu apakah merasa terbebani dengan nama-nama besar kakaknya? Bagaimana kak Gegen bisa menciptakan jalur sendiri, kesuksesan sendiri, terlepas dari bayang-bayang kakaknya? Atau malah mungkin merasa ber-privilege dengan itu?
Jujur, awal-awal aku merasa kayak bayang-bayang ini menjadi tekanan yang lumayan berat. Jadi orang-orang berekspektasi aku melakukan hal yang sama dengan kakak-kakak aku. Tapi setelah aku sadar kalau jalur semua orang berbeda-beda, dan berkat support dari teman-teman dan keluarga sendiri yang meyakinkan kalau aku tidak harus melakukan hal yang sama untuk sukses. Jadi sekarang aku hanya memandang itu sebagai motivasi saja, dan tidak menganggap itu sebagai sesuatu yang membebani aku. Itu memotivasi aku, tapi tidak mempengaruhi jalur yang aku pilih.
Selain dubbing, kak Gegen juga aktif bernyanyi
Kakak-kakak sendiri juga apakah mendukung kiprah karier kak Gegen?
Wah sangat mendukung mereka. Mereka sangat mendukung dan senang karena adiknya punya jalur yang berbeda dari mereka, dan terlihat enjoy melakukannya.
Di antara main film, jadi model, dubbing, hingga bernyanyi, kalau misalnya harus pilih salah satu, pilih mana?
Kalau bisa, di kehidupan ini aku ingin jadi penyanyi.
Berarti sudah mulai merintis juga sebagai penyanyi?
Iya betul sekali. Semoga bisa.
Wednesday, salah satu peran favorit kak Gegen
Kembali ke soal dubbing. Selama ini apa saja yang sudah pernah didubbing? Yang paling anda suka?
Yang paling aku suka, terutama jadi Wednesday. Apalagi di season 2, sebagai aku yang biasanya menjadi peran-peran anak kecil yang heboh dan cerewet, mendapat karakter seperti Wednesday ini aku merasa tertantang, karena berbeda dengan yang biasa aku perankan.
Apa harapan kak Gegen dalam perkembangan karier ke depannya?
Perkembangan karier di dunia dubbing sendiri, semoga lebih dilirik Masyarakat, terutama warganet Indonesia, supaya mereka lebih mencintai lokal. Apalagi setelah dulu sempat heboh Merah Putih One For All. Kan kenotis nih, bagaimana yang professional, yang lebih baik itu seperti apa. Jadi aku berharap, mereka tidak “ih kayak India, ih kayak Barbie”, harusnya tidak begitu lagi.
Oke. Mungkin bisa memberikan kata-kata penutup.
Aku sangat berterima kasih untuk orang-orang yang support aku, dan semoga banyak orang yang yakin dengan pilihannya sendiri, tanpa ada merasa pressure sama orang-orang yang, mungkin saudara-saudaranya atau orang-orang di sekitarnya yang menuntutnya seperti apa, tapi tetap lakukan apa yang kita suka.
Wah, sukses terus ya kak Gegen!
KAORI Newsline











