Kasus kriminalitas yang menargetkan toko kartu koleksi atau Trading Card Game (TCG) di Jepang tampaknya masih belum sepenuhnya mereda. Baru-baru ini, sebuah insiden perampokan bersenjata dilaporkan kembali terjadi dan menimpa salah satu toko hobi, Torecabomb, pada dini hari.
Kronologi Pembobolan Toko Torecabomb
Melalui pernyataan resmi yang dirilis oleh pihak toko di akun media sosial X mereka, komplotan perampok tersebut berhasil masuk secara paksa dengan cara merusak pintu lipat besi pelindung di bagian depan toko. Setelah berhasil menerobos masuk, para pelaku langsung menggasak dan mengacak-acak area dalam toko secara brutal.
【強盗被害のご報告】
本日未明、当店にて強盗事件が発生しました。シャッターを破壊し侵入、店内も荒らされている状況です。
警察による現場検証は終了しております。幸いにもスタッフにケガはありません。
安全確保のため本日は臨時休業とさせていただきます。
近隣店舗の方もご注意ください。 pic.twitter.com/7aZPRD8ZJG— トレカボム大阪日本橋店 (@torecabomb) April 27, 2026
Pihak kepolisian setempat telah tiba di lokasi dan merampungkan proses penyelidikan awal di tempat kejadian perkara. Kabar baiknya, pihak manajemen Torecabomb mengonfirmasi bahwa tidak ada satu pun staf atau pegawai toko yang terluka dalam insiden nahas tersebut.
Menyusul kejadian perampokan bersenjata ini, pihak toko memutuskan untuk menutup sementara operasional mereka pada hari ini demi alasan keamanan serta pemulihan area. Di akhir pengumumannya, mereka juga memberikan imbauan keras kepada seluruh toko di sekitar lokasi kejadian untuk lebih waspada terhadap potensi kejahatan serupa.
Insiden ini tentu kembali menambah daftar panjang perampokan toko fisik yang marak terjadi di Jepang, mengingat tingginya nilai jual kartu TCG di pasaran sekunder saat ini.
KAORI Newsline | Sumber













