Industri game Indonesia kembali kedatangan judul horor menarik melalui Nightwatch at The Museum karya pengembang game asal Malang, Ariverse Studio. Game ini menghadirkan pengalaman horor psikologis first person yang membawa pemain ke sebuah museum tua di Pulau Jawa. Dengan latar waktu setelah krisis finansial Asia pada akhir 1990-an, Nightwatch at The Museum menawarkan kisah yang terasa dekat dengan sejarah dan budaya lokal.
Dalam Nightwatch at The Museum, pemain berperan sebagai Raja, seorang penjaga malam yang baru saja mendapatkan pekerjaan di sebuah museum. Bangunan tersebut dulunya merupakan kediaman peninggalan kolonial Belanda yang kemudian diubah menjadi situs warisan budaya. Meski pekerjaan itu awalnya terlihat sederhana, berbagai kejadian aneh perlahan mulai mengubah rutinitas malam menjadi pengalaman yang menegangkan.
Lihat postingan ini di Instagram
Misteri Kebakaran yang Belum Terpecahkan
Cerita utama Nightwatch at The Museum berpusat pada sebuah insiden kebakaran yang terjadi pada tahun 1990. Peristiwa tersebut seolah menjadi rahasia besar yang tidak pernah dibicarakan secara terbuka. Saat menjalankan patroli malam, Raja mulai menemukan berbagai petunjuk yang membuat cerita resmi museum terasa semakin tidak masuk akal.
Bekas luka kebakaran yang tidak memiliki penjelasan, laporan yang bertentangan dengan kenyataan, hingga jejak para penjaga sebelumnya menjadi bagian penting dari investigasi. Melalui Nightwatch at The Museum, pemain diajak menggali fakta tersembunyi lewat buku catatan, koran lama, dan berbagai dokumen yang tersebar di dalam museum.
Atmosfer Mencekam dengan Sentuhan Jawa
Salah satu daya tarik terbesar Nightwatch at The Museum adalah atmosfernya. Game ini menggabungkan nuansa budaya Jawa dengan arsitektur kolonial Belanda yang menciptakan suasana unik sekaligus menyeramkan. Ketegangan dibangun secara perlahan melalui pendekatan slow-burn horror, membuat rasa tidak nyaman terus meningkat seiring berjalannya permainan.
Selain itu, pemain juga akan menghadapi versi terdistorsi dari bangunan museum yang muncul dalam kondisi tertentu. Area tersebut menghadirkan pengalaman eksplorasi yang lebih mengerikan dan memaksa pemain mencari jalan kembali sambil menghadapi berbagai fenomena misterius.
Pilihan Pemain Menentukan Akhir Cerita
Menariknya, Nightwatch at The Museum tidak hanya mengandalkan jumpscare semata. Setiap keputusan yang diambil pemain akan memengaruhi bagaimana malam berakhir. Pekerjaan, hati nurani, dan bahkan nasib Raja menjadi elemen yang menentukan jalannya cerita.
Game ini sudah bisa di-wishlist di Steam.
KAORI Newsline










