Kecelakaan terjadi pada Senin (27/04) sekitar pukul 20.52 WIB melibatkan KA Argo Bromo Anggrek dengan nomor KA PLB 4B dengan KRL Commuter Line dengan nomor KA 5568A tujuan Cikarang di stasiun Bekasi Timur.
Kerasnya tabrakan karena kereta yang melaju kencang menyebabkan Lokomotif CC 206 13 86 merangsek masuk ke dalam kereta terakhir, di mana terdapat kereta khusus wanita.
Informasi awal gangguan kereta 27 Apr 2026 pk 20.55
KA Argo Bromo Anggrek 4 rute Gambir – Surabaya Pasarturi head to head tumburan dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur (BKST)
Sehingga sementara jalur kereta belum dapat dilalui
*M4 pic.twitter.com/MiQqEq26T9— Komunitas Sahabat Kereta (@sahabat_kereta) April 27, 2026
Pihak PT. Kereta Api Indonesia Daop 1 Jakarta dalam rilis resminya menyampaikan permohonan maaf kepada para penumpang atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan dari kejadian ini. Penyebab pasti terjadinya kecelakaan juga sedang diselidiki lebih lanjut oleh pihak terkait. “Saat ini, PT KAI bersama pihak kepolisian tengah melakukan proses evakuasi terhadap rangkaian kereta serta penanganan korban di lokasi kejadian. Kami berupaya semaksimal mungkin agar operasional perjalanan kereta api dapat segera kembali normal,” ujar Franoto Wibowo, Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta dalam rilisnya.
Ketika artikel ini ditulis, aliran listrik aliran atas (LAA) pada lintas Cibitung-Bekasi Timur dan emplasemen di stasiun Bekasi Timur untuk saat ini sedang dinonaktifkan, dan jalur kereta masih belum dapat dilalui.
Cemplus Newsline by KAORI
















