Ajang pacuan kuda Shuka Sho 2026 telah diselenggarakan di Kyoto Racecourse, Fushimi-ku, Kyoto, Jepang pada hari Minggu, 18 Oktober 2026 yang lalu. Balapan yang menjadi bagian terakhir dari Triple Tiara Jepang dimenangkan oleh kuda pacu milik M’s Racing, Monroe Walk. kuda pacu tersebut menjadi penutup pemenang balapan Classic Triple Tiara Pemenang Oka Sho, Star Anise dan Pemenang Japanese Oaks Juryoku Pierrot.
Balapan Tanpa Para Pemenang Classic Triple Tiara, Persaingan di Shuka Sho Terbuka Lebar
Shuka Sho kali ini dimeriahkan 17 kuda pacu. Di antara daftar peserta yang terdaftar, tidak ada nama Star Anise, jawara Oka Sho 2026 yang memilih fokus pada balapan tipe Sprint-Mile. Sang kuda terakhir terlihat di balapan G1 Sprinters Stakes pada akhir September yang lalu.
Sementara itu pemenang Japanese Oaks 2026, Juryoku Pierrot yang sebelumnya dijadwalkan untuk turun di Shuka Sho, terpaksa harus absen di pacuan ini karena masalah pemcernaan. Sang kuda dipastikan akan turun di balapan G1 Queen Elizabeth II Cup bulan November nanti. Sang joki, Seina Imamura tetap mengikuti Shuka Sho bersama kuda pacu Losange.

Monroe Walk Bawa Kemenangan Dengan Langkah Mulus
Pacuan Shuka Sho 2026 yang berjarak 2.000 meter dimulai dengan kuda pacu TM I Run (Akatsuki Tomita) yang memimpin awal balapan, disusul oleh Nice Play Ask (Yasunari Iwata) dan Garavogue (Kazuo Yokoyama) di posisi kedua dan ketiga.
【秋華賞(GⅠ)】#戸崎圭太 騎手騎乗の #モンローウォーク が制してGI初制覇🏆
史上4頭目となる無敗での秋華賞制覇となりました‼️👇レース結果はこちらhttps://t.co/3XuIVbWXKe pic.twitter.com/drqR9gDITf
— JRA公式 (@JRA_Special) October 18, 2026
Balapan berjalan datar tanpa hingga memasuki tikungan ketiga dan keempat, di mana para kuda pacu mulai membuka strategi untuk meraih mahkota terakhir di balapan Classic Triple Tiara di momen pamungkas. Namun sayang, Sweet Happiness (Daisuke Sasaki) harus mengakhir balapan lebih awal karena mengalami masalah pada kaki depan kirinya.
Balapan berjalan semakin sengit menuju garis finish. Garavogue menyalip TM I Run untuk merebut posisi pertama. Namun dari sisi luar dengan akselerasi yang penuh ledakan, Monroe Walk melakukan aksi side-by-side dengan Garavouge di 200 meter terakhir. Monroe Walk sukses menyusul Garavogue dan membawa pulang gelar Shuka Sho 2026 dari Garavogue yang harus puas di posisi kedua. Sementara itu, Dream Core yang ditunggangi Christophe Lemaire mengunci posisi ketiga.
Tak Terkalahkan dan Momen Ala Marilyn Monroe dari Monroe Walk
Dengan kemenangan di Shuka Sho, Monroe Walk menjadi kuda pacu pertama milik M’s Racing yang berhasil memenangkan balapan G1 perdananya serta memiliki status tak terkalahkan dalam 5 balapan pertama sepanjang karirnya, sejajar dengan Fine Motion (2002), Kawakami Princess (2006), dan Daring Tact (2020). Namun raihan Monroe Walk sejauh ini lebih mirip dengan awal perjalanan Fine Motion yang memenangkan Rose Stakes dan Shuka Sho, di mana Rose Stakes yang merupakan balapan trial untuk Shuka Sho.

Tak ketinggalan ada momen unik Monroe Walk setelah memenangkan Shuka Sho, di mana saat iring-iringan setelah balapan, pelana Monroe Walk tersingkap sesaat setelah terkena hembusan angin, mirip pose ikonik bintang Hollywood, Marilyn Monroe menurut fans.
ぴら〜ん😆
強い風の中、頑張ったね
強かったね🐴#モンローウォーク pic.twitter.com/Fxb0pQn2y4— さび猫まあこ (@momokuma2222) October 18, 2026
Dengan kemenangan Monroe Walk, gelar Classic Triple Tiara masih belum memiliki pemenang baru sejak kali terakhir diraih oleh Daring Tact pada 2020.

Sekali lagi selamat untuk Monroe Walk dan tim!

KAORI Newsline

















