
Pesona seni tradisional panggung Jepang selalu memiliki ruang istimewa untuk dieksplorasi menjadi sebuah mahakarya animasi yang memanjakan mata. CyberAgent dan Shochiku secara resmi telah mengumumkan bahwa proyek kolaborasi mereka, Anime World Is Dancing, akan mulai tayang pada bulan Juli 2026 mendatang. Pengumuman berskala besar yang dirilis pada hari Selasa ini juga dibarengi dengan peluncuran sebuah video teaser trailer perdana ke publik. Melalui cuplikan singkat tersebut, penonton disuguhkan dengan visual sejarah yang memukau, perkenalan jajaran pengisi suara baru beserta komentar hangat mereka, hingga daftar tokoh kreator papan atas yang bekerja penuh dedikasi di balik layar animasinya.

Latar Belakang Sejarah di Anime World Is Dancing
Diangkat dari seri manga memukau karya Kazuto Mihara yang pernah diserialisasikan di majalah seinen Morning terbitan penerbit Kodansha, kisah ini berpusat pada seorang anak laki laki cantik dan penuh rasa ingin tahu bernama Oniyasha. Ia merupakan wujud masa kecil dari tokoh legendaris yang kelak akan menciptakan dan menyempurnakan seni tari Noh, yaitu Zeami. Cerita di dalam Anime World Is Dancing mengambil latar pada tahun 1374, sebuah era kekacauan di mana Pengadilan Utara dan Selatan sedang terkunci dalam konflik berkepanjangan, sementara kekuasaan shogun Ashikaga Yoshimitsu semakin mendominasi daratan Jepang.
Terlahir sebagai putra dari Kan’ami, sosok seniman hebat yang memimpin rombongan teater Sarugaku bernama Kanze, Oniyasha dikisahkan selalu mempertimbangkan satu pertanyaan mendasar di dalam hatinya: mengapa manusia menari? Melalui trailer terbarunya, kita bisa mendengar Oniyasha yang dihidupkan suaranya oleh Yumiri Hanamori melontarkan kalimat tajam yang berbunyi, “Manusia akan tetap hidup dan mati, terlepas dari apakah mereka menari atau tidak.” Di tengah dunia yang penuh dengan kefanaan dan intrik pergolakan era Muromachi, Oniyasha akan bertemu dengan banyak orang, tertawa, menangis, menghadapi kelemahannya sendiri, dan perlahan lahan membentuk sebuah bentuk tarian baru yang akan mengubah sejarah seni panggung Jepang.

Sang mangaka, Kazuto Mihara, turut memberikan ilustrasi perayaan khusus beserta komentar resminya terkait adaptasi ini. Ia merasa terkejut dan bahagia melihat karya orisinalnya bangkit kembali dalam wujud animasi. Ia mengibaratkan bahwa cerita yang sudah pernah dituturkan kini diceritakan kembali dengan pakaian yang berbeda, sebuah aliran yang menurutnya memiliki ikatan misterius yang mirip dengan struktur pertunjukan tari Noh itu sendiri. Mihara juga membocorkan bahwa Anime World Is Dancing akan menampilkan berbagai adegan serta karakter yang sebelumnya belum sempat ia tuangkan ke dalam versi manganya, sehingga adaptasi ini akan terasa segar baik bagi pembaca lama maupun penonton baru.

Baca juga: Ayo Nonton Live Action One Piece Season 2 Dengan Dubbing Indonesia di Netflix!
Jajaran Pengisi Suara Anime World Is Dancing
Video teaser berdurasi singkat tersebut secara cepat memperkenalkan dinamika dan hubungan pelik antara Oniyasha dengan sang ayah. Sejumlah seiyuu atau pengisi suara berbakat dipastikan ikut bergabung untuk melengkapi panggung serial Anime World Is Dancing ini. Karakter Kan’ami, ayah dari Oniyasha yang mengangkat popularitas Sarugaku hanya dalam satu generasi, akan disuarakan oleh Katsuyuki Konishi. Katsuyuki Konishi yang sebelumnya dikenal lewat perannya di Demon Slayer dan The Elusive Samurai mengaku tidak pernah membayangkan akan mendapat kesempatan menyuarakan seniman historis sebesar Kan’ami dan sangat bersyukur atas peran ini.

Selain itu, terdapat Shimba Tsuchiya yang berperan sebagai Ishiya, seorang anggota rombongan Kanze yang sangat memahami Oniyasha. Meskipun Ishiya harus menyerah untuk tampil di panggung karena kondisi kakinya sejak kecil, ia sangat ahli dalam melantunkan nyanyian dan memiliki hati yang baik. Maaya Uchida, pengisi suara yang populer lewat Chainsaw Man, turut hadir sebagai Kogane, sahabat Oniyasha di tepi sungai yang suka mengarang cerita konyol dan diam diam memiliki ketertarikan pada tarian.
Panggung serial ini juga semakin kuat dengan kehadiran pengisi suara veteran Romi Park sebagai Zojiro, seorang penampil muda yang memimpin kelompok Dengaku Shinza dengan sangat tegas. Terakhir, Haruki Ishiya akan menyuarakan karakter Junigoro, seorang pemuda magang penabuh kendang kecil yang memiliki sifat serius dan sopan santun yang tinggi. Deretan pengisi suara yang sangat solid ini dipastikan akan membawa kedalaman emosi yang luar biasa ke dalam setiap dialognya.
Baca juga: Catat! Ini Tanggal Tayang Magical Sisters Lulutto Lily
Komentar Mendalam Pemeran Anime World Is Dancing
Menghidupkan tokoh tokoh sejarah yang rumit tentu meninggalkan kesan mendalam bagi para pemerannya. Yumiri Hanamori berharap “bunga” tarian yang mekar dari karakter Oniyasha kelak bisa menyentuh hati para penonton, sebagaimana setiap orang memiliki standar kebaikan mereka masing masing. Shimba Tsuchiya menceritakan betapa spesialnya suasana rekaman suara untuk proyek ini, di mana sutradara dan staf produksi selalu membagikan visi mereka sebelum rekaman dimulai. Hal tersebut membuat lokasi rekaman terasa penuh dengan cinta dan dedikasi.
Maaya Uchida selaku pengisi suara Kogane mengaku merasakan kegembiraan yang luar biasa sejak awal produksi, seolah ia menyadari ada sebuah karya luar biasa yang sedang dimulai. Tidak ketinggalan, Romi Park membeberkan bahwa cerita di dalam Anime World Is Dancing sukses mencengkeram hatinya hingga membuatnya gemetar. Baginya, karya ini seolah memegang cermin yang memantulkan pergulatan batin, rasa malu, sekaligus hasrat membara dari para kreator, seniman, dan semua orang yang mengabdikan diri pada seni pertunjukan dari masa lalu hingga saat ini. Haruki Ishiya juga merasa perannya sebagai Junigoro adalah sebuah ikatan takdir yang membanggakan, mengingat ia pernah berkesempatan mempelajari seni Noh secara singkat semasa ia masih berstatus pelajar.
Sosok Ahli di Balik Layar Anime World Is Dancing
Satu hal yang membuat proyek dari studio Cygames Pictures ini terasa sangat menjanjikan adalah deretan kreator visioner di balik layarnya. Produser Animasi Mizoguchi KAN memandang seni panggung zaman dahulu bukanlah sekadar karya klasik yang kering, melainkan bentuk hiburan budaya pop paling cutting edge atau mutakhir di era Muromachi. Untuk mewujudkan hal tersebut, ia mengumpulkan nama nama hebat, termasuk komposer Daisuke Shinoda yang menangani musiknya. Shinoda menyebutkan bahwa musik akan memegang peran yang sangat penting dalam pertunjukan ini, dengan banyak momen di mana penonton.
Untuk memastikan gerakan tarian yang otentik, sutradara Toshimasa Kuroyanagi secara khusus menggandeng Tsumura Reijiro, seorang aktor Noh dari aliran Kanze sekaligus pemegang aset Budaya Takbenda Penting Jepang, sebagai pengawas koreografi. Tsumura Reijiro menyampaikan bahwa bertahannya seni Sarugaku Noh hingga diturunkan ke masa kini sebagai Nohgaku tidak akan mungkin terjadi tanpa pencapaian ayah dan anak tersebut. Ia sangat berharap Anime World Is Dancing bisa membuat kesenian klasik ini dicintai dan dinikmati secara luas oleh generasi modern. Selain itu, posisi penata tari turut diisi oleh sosok ternama seperti Kaiji Moriyama yang sebelumnya sukses menangani upacara pembukaan Paralimpiade Tokyo 2020, serta koreografer tari kontemporer Mikiko Kawamura.

Pameran Spesial Anime World Is Dancing di AnimeJapan 2026
Antusiasme seputar penayangan seri ini tentunya akan semakin dipanaskan melalui berbagai ajang promosi langsung di Jepang. Proyek Anime World Is Dancing dipastikan akan membuka pameran eksklusif di perhelatan budaya pop terbesar, AnimeJapan 2026, yang diselenggarakan di Tokyo Big Sight pada hari Sabtu dan Minggu tanggal 28 hingga 29 Maret mendatang. Para pengunjung yang hadir bisa mampir ke booth atau stan pameran Shochiku di East Hall 5 serta stan CyberAgent untuk melihat langsung berbagai cuplikan eksklusif yang belum pernah ditayangkan sebelumnya.
Tidak hanya pameran karya, sebuah sesi bincang santai (talk event) spesial bersama sutradara Toshimasa Kuroyanagi dan pengisi suara Yumiri Hanamori juga akan diselenggarakan pada tanggal 28 Maret siang hari di stan TOKYO MX. Acara bincang bincang ini akan dipandu langsung oleh produser Mizoguchi KAN. Sambil menantikan penayangan perdana serial bersejarah ini di musim panas nanti, pastikan untuk terus memantau berbagai pembaruan selanjutnya melalui situs web resmi animenya atau ikuti perbincangan komunitas di akun media sosial X resmi mereka. Kalian juga bisa membaca chapter 1 versi bahasa Inggris dari manga aslinya secara gratis di tautan ini. Kisah perjalanan panjang melintasi waktu 600 tahun tentang dedikasi seniman ini dipastikan siap menjadi salah satu tontonan paling puitis di tahun ini.
KAORI Newsline | Sumber











