Ajang pacuan kuda Tenno Sho Spring telah digelar di arena Kyoto Racecourse pada Minggu, 3 Mei 2026. Balapan yang berlangsung di musim liburan “Golden Week” tersebut memperebutkan hadiah plakat dari Kaisar. Kuda pacu Croix du Nord dari Sunday Racing Co. Ltd yang sebelumnya memenangkan Osaka Hai pada April lalu, berhasil membuktikan dirinya bahwa dirinya belum habis. Ia berhasil mengungguli kuda unggulan nomer 1 di balapan kali ini, Admire Terra, serta Wurttemberg yang nyaris membuat kejutan jelang finish!
Admire Terra dan Yutaka Take Jadi Favorit
Pacuan kuda Tenno Sho Spring ’26 diikuti oleh 15 kuda pacu yang memperebutkan Plakat dari Kaisar Jepang. Admire Terra yang ditunggangi Yutaka Take menjadi pilihan favorit untuk memenangkan ajang pacuan kali ini. Croix du Nord bersama Yuichi Kitamura jadi unggulan kedua untuk menang. Sementara itu pemenang Tenno Sho Spring 2025, Redentor yang ditunggangi oleh Christoper LeMaire menjadi unggulan ketiga.
Beberapa kuda pacu lain yang tidak bisa dianggap enteng bisa jadi pemecah usaha Croix du Nord yang saat itu juga sedang mengejar gelar Spring Triple Crown, seperti Tagano Dude yang mendapatkan “X Factor” dari joki pemenang Tenno Sho Spring tahun lalu, Damian Lane, dan kuda pacu Shin Emperor milik Susumu Fujita yang sebelumnya sempat direncanakan untuk mengikuti ajang pacuan di luar negeri.
Sukses Raih Double Crown Senior Berkat Bentuk Hidung

Mystery Way (Hiroki Matsumoto) memimpin awal pacuan Tenno Sho Spring ’26 yang berlangsung sepanjang 3.200 m di arena pacuan Kyoto Racecourse, disusul oleh Hohelied (Keita Tosaki), Meiner Campana (Akihide Tsumura), dan kemudian Sunrise Soleil (Kenichi Ikezoe) yang menemani Mystery Way memimpin rombongan kuda yang melaju dari awal balapan.
Memasuki tikungan terakhir, kuda pacu unggulan seperti Croix du Nord, Admire Terra, dan Redentor mulai tambah kecepatan di lurusan akhir dan saling adu last spurt demi hadiah plakat Sang Kaisar. Croix du Nord tampak lebih unggul dan melesat cepat di turunan Kyoto Racecourse, disusul oleh Admire Terra dan Aqua Vernal (Kohei Matsuyama) yang memperebutkan posisi kedua.
Beberapa saat jelang finish, tanpa diduga kuda pacu Wurttemberg (Fuma Matsuwaka) dari sisi luar melancarkan aksi end spurt di lurusan 300 m terakhir dan berduel dengan CDN hingga garis finish. Kedua kuda finish dalam posisi deadheat dengan jarak yang begitu tipis. Para penonton dan joki Kitamura dan Matsukawa yang menunggangi masing-masing kuda juga ikut tegang menunggu keputusan dewan steward. Setelah melewati proses delibrasi, akhirnya Croix du Nord ditetapkan sebagai pemenang Tenno Sho Spring edisi kali ini dengan jarak 1-2 cm saja dari Wurttemberg, Bentuk hidungnya yang sedikit lebih panjang dari Wurttemberg tampaknya turut membantu Croix du Nard meraih kemenangan.


Darah Keturunan Kitasan Black Yang Masih Unggul
Di balik hasil finish 1-2 ultra tipis yang diraih CDN dan Wurttemberg, ada satu nama kuda yang memungkinkan hal tersebut terjadi, yaitu Kitasan Black.
Kitasan Black merupakan kuda induk pejantan dari Croix du Nord dan Wurttemberg yang dikenal karena staminanya yang membuatnya unggul dalam balapan jarak panjang. Tak heran kuda ini menjadi juara back-to-back Tenno Sho Spring pada 2016 dan 2017, serta mencatat rekor sebagai kuda pacu tercepat di ajang ini dengan waktu 3:12.5 detik pada 2017. Kemampuan kecepatan dan staminanya kemudian berhasil diturunkan ke kuda Croix du Nord dan Wurttemberg yang sama-sama mencatatkan waktu 3:13.7 detik.

View this post on Instagram
KAORI Newsline















