30 Tahun Berkarir, JRA Gelar Acara Perpisahan Joki Ryuji Wada

0
©NetKeiba

Mantan joki elit Japan Racing Association (JRA), Ryuji Wada akhirnya resmi mengakhiri karirnya sebagai joki pacuan kuda profesional pada Minggu, 26 April 2026.

Ryuji Wada berfoto dengan Banner Perpisahan di Acara Perpisahan Joki Ryuji Wada ©NetKeiba

Acara perpisahan ini digelar di Kyoto Racecourse setelah acara pacuan kuda di arena berakhir, termasuk Yomiuri Milers Cup. Acara ini yang juga dihadiri oleh mentor serta mantan trainer-nya, Ichizo Iwamoto, joki Yutaka Take, dan beberapa teman sekelasnya ketika masih berlatih menjadi joki di Japan Racing School, Yoshihiro Furukawa dan Katsuyoshi Tsuneishi.

Ryuji Wada yang seharusnya dijadwalkan pensiun dalam race terakhir-nya pada 28 Februari 2026 lalu, harus tertunda dikarenakan pada 11 Januari 2026 lalu ia mengalami cedera setelah terjatuh dari atas kuda saat balapan 3 tahun Maiden di Kyoto Racecourse, dan harus mendapatkan perawatan di rumah sakit. Sang joki mengucapkan terima kasih untuk semua yang hadir di acara perpisahannya, meskipun telat 2 bulan. Dia juga membagikan pesan yang pernah diberi oleh mentornya, trainer Iwamoto.

“Jangan biarkan hatimu menjadi suram. Aku menyimpan saran itu dalam hatiku dan merayakannya setiap hari selama 30 tahun, tetapi terkadang ada masa ketika diriku merasa sedih dan kehilangan arah. Hari ini dengan semua dukungan hangat dan semua yang datang disini hari ini, aku teringat sekali lagi bahwa hidupku sebagai seorang joki mengikuti arahan dari mentor saya. Ini adalah rasa terima kasih saya untuk dukungan kalian semua. Terima kasih untuk dukungannya selama ini”

Ryuji Wada menyampaikan pidato perpisahan di acara perpisahannya di Kyoto Racecourse (© NetKeiba)

Ryuji Wada mencatatkan 1.534 kemenangan dari 22.176 balapan yang ia ikuti selama 30 tahun karirnya, termasuk 8 kemenangan beruntun sepanjang tahun 2000. Lima dari 8 kemenangan tersebut didapat dari balapan G1 bergengsi, termasuk Tenno Sho Spring dan Arima Kinen bersama TM Opera O yang mempunyai julukan “The Overlord of Century End”

Ryuji Wada saat menunggangi TM Opera O pada race Tenno Sho Spring 2000 ©NetKeiba

Usai pensiun dari dunia joki, Ryuji Wada kini fokus menjalani debutnya sebagai pelatih alias torena kuda pacu sejak 1 Maret 2026. Ryuji Wada mendapatkan lisensi trainer setelah ia melaksanakan ujian pada 11 Desember 2025 lalu.

Ryuji Wada lulus tes lisensi trainer (sumber: twitter.com/tospo_keiba)

Ada hal unik yang dialami oleh Ryuji Wada ketika menjadi joki. Selama kemenangan 8 kali beruntunnya bersama TM Opera O, ada satu kuda yang selalu menjadi bayangan kuda tersebut, yaitu Meisho Doto. Meisho Doto disebut-sebut percaya kalau sosok TM Opera O itu adalah Ryuji Wada, bukan kuda yang ditungganginya, karena melihat groomer-nya sedih karena ulah “TM Opera O” yang selalu berada di depannya.

“TM Opera O” Mengunjungi Meisho Doto

Semoga torena Ryuji akur sama Meisho Doto ya!

KAORI Newsline | Sumber: Netkaiba

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.