Grand Final ajang Free Fire Nusantara Series (FFNS) 2026 Spring sebentar lagi akan digelar pada 5 April 2026 di Palembang, Sumatera Selatan. Setelah melewati babak play-ins dan qualifier, ada 12 tim esports profesional dan komunitas Free Fire tanah air yang siap bertarung untuk meraih tiket ke FFWS SEA 2026 Spring di Vietnam.
Sedikit berbeda dengan sebelumnya, ada tim yang sangat menarik perhatian di ajang ini, salah satunya adalah RRQ Academy!
RRQ Academy: Road To Grand Final FFNS

RRQ Free Fire Academy adalah tim baru yang dibentuk oleh RRQ pada 21 November 2025. Tim yang berisikan Vidic, Jeek, Joje, Ridhoo, dan Ranz ini dibentuk untuk menjadi generasi terbaru dari Sang Raja di skena esports Free Fire Indonesia.
Walaupun baru dibentuk, tim RRQ Academy langsung menunjukkan taji mereka di kejuaraan Mas Sukro Cup Season 2. Tim ini sukses menjadi jawara dengan meraih 118 poin dengan meraih 2x Booyah! dan meraih tiket bertanding di ajang FFNS Spring 2026 Spring. Mereka pun juga berhadapan dengan tim komunitas yang tak kalah kuat seperti Team Vagos, P3D Kediri, hingga PSJ.
Di babak penyisihan FFNS 2026 Spring, mereka bertemu lawan lebih kuat yang punya banyak pengalaman di skena esports Free Fire tanah air, seperti MBR Omega dan Jiggle is Back (JGL). Mereka lolos ke babak Grand Final dengan finish di peringkat ke-3 babak play-ins grup B.
RANZ, Rookie Muda yang Belajar Dari Ahlinya

Salah satu player potensial yang menaji perhatian di tim RRQ Academy adalah rusher bernama RANZ alias Ranzeieii, di mana dia sempat mencicipi rasanya bermain langsung bersama tim inti RRQ Kazu!
Seperti para player di tim RRQ Kazu, ia debut di Mas Sukro Cup Season 2 dan kemudian dipanggil ke RRQ Kazu di ajang pre-season Free Fire Battle Rush Series. Kesempatan bagus ini tentunya dimanfaatkan oleh sang pemain untuk berguru dengan para “suhu” di RRQ Kazu dan akhirnya juga membawa hasil yang cukup positif.
Rusher muda dari Makassar ini sempat menjadi MVP di day 3. RANZ juga menjadi rookie yang disorot karena berhasil membawa RRQ Kazu berada di puncak klasemen FF Battle Rush Series day 1 dan posisi 3 di day 3, serta finish di posisi 6 pada babak Grand Final. Sementara itu RANZ juga mencetak rekor performa yang cukup gemilang dengan 54 eliminasi, 54 assist, dan 30.137 damage.
Dengan performa dan track record-nya menjelang Grand Final FFNS 2026 Spring, RANZ bisa digadang-gadang menjadi pengikut jejak sang wonderkid di tim EVOS Esports, Rasyah sama-sama debut di usia begitu muda dan langsung menunjukkan performa yang begitu mantap.
FFNS 2026 Spring Jadi Pembuktian RRQ Academy
Babak Grand Final FFNS 2026 Spring menjadi ajang pembuktian RRQ Academy jika mau bermain bersama “sang senpai” RRQ Kazu di panggung FFWS SEA.
Tentunya jalan menuju juara FFNS dan panggung FFWS SEA bakal begitu menantang karena mereka harus menghadapi tim-tim yang sudah berpengalaman di skena esports Free Fire Indonesia dan Asia Tenggara, seperti Kagendra, Dewa United Horus, MBR Omega, hingga Vesakha.
Akankah, RRQ Academy bisa menyusul RRQ Kazu di panggung FFWS SEA? Grand Final FFNS 2026 Spring Palembang akan jadi jawabannya!
KAORI Newsline










