Sudah berjalan selama dua minggu, perhelatan FFWS SEA 2026 Spring akhirnya memasuki fase krusial di babak Knockout pada dua minggu tersisa. Salah satu tim yang menjadi perhatian kali ini adalah, EVOS Divine yang merupakan juara EWC 2025.
Kenapa jadi perhatian? Tim juara yang menjadi juara EWC 2025 Free Fire ini sedang berada di posisi yang tidak diduga pada fase pertama babak Knockout di dua minggu sebelumnya, di mana mereka berada di top 5 terbawah klasemen FFWS SEA 2026 Spring.
Minggu Pertama Belum Solid

Pada week pertama, EVOS Divine bermain cukup memprihatinkan dengan hasil tidak maksimal. Asuhan dari Coach Leem harus menutup week 1 dengan berada di posisi dasar klasemen.
Hal tersebut disebabkan oleh kurang kompaknya komunikasi sesama player. Beberapa pemainnya disebut-sebut mengalami miskomunikasi, sehingga gameplay mereka yang biasanya terlihat bagus malah buruk di early game.
Improvisasi di Week 2, tapi Masih Belum Cukup

Setelah memperbaiki kesalahan di week 1, Rasyah bersama pasukan Macan Putih berhasil memberikan gameplay yang bagus seperti di turnamen sebelumnya.
Akan tetapi, hasil di week 2 masih belum dari kata cukup untuk memenuhi kuota ke #12. Mereka harus puas bertengger di posisi #16 walaupun di dua hari bertanding mereka finish di posisi #4 dan #7.
Pawang EVOS Akhirnya Turun Gunung

Melihat hasil performa sang Macan Putih di 2 week kemarin yang kurang memuaskan, sang legenda dari EVOS divisi Free Fire, Manay, akhirnya kembali mengisi kursi coaching staff untuk week 3 nanti.
Hadirnya Manay di kursi tim sebagai analis akan menjadi booster bagi Rasyah dkk. di pekan tersebut. Semua orang mengenal Manay yang punya pribadi yang tegas dan disiplin dalam menangani timnya menuju target yang baik. Harapannya, hadirnya Manay di jajaran coaching staff bisa memperbaiki apa yang kurang dari EVOS Divine dari dua week sebelumnya.
Akankah, hadirnya sang legenda ini bisa mempengaruhi gameplay EVOS Divine di week 3 ini? Mari kita nantikan!
KAORI Newsline














