Ajang pacuan kuda Japanese Oaks 2026 telah diselenggarakan di Tokyo Racecourse, Fuchu, Tokyo, Jepang pada hari Minggu, 24 Mei 2026 yang lalu. Balapan yang termasuk dalam bagian Triple Tiara Jepang tersebut memunculkan sebuah “Cinderella Story” dari kuda pacu Juryoku Pierrot. Kuda pacu milik Kensuke Kondo mengejutkan publik, karena mengalahkan kuda pacu favorit yang memenangkan Oka Sho, Star Anise bulan April lalu.
Star Anise dan Laughterlines Jadi Favorit Juara
Pacuan kuda Japanese Oaks ’26 yang berjarak 2.400 m diikuti oleh 18 kuda pacu. Kohei Matsuyama dipercaya kembali menjadi joki kuda pacu Star Anise yang menjadi kuda paling dijagokan di pacuan ini. Duo joki asing Christhope Lemaire dan Damian Lane juga jadi unggulan untuk memenangi Japanese Oaks bersama Dream Core dan Laughterlines.
Sementara itu, kuda unggulan lain yang difavoritkan menang antara lain Enne yang ditunggangi oleh Ryusei Sakai, dan Juryoku Pierrot yang akhirnya merasakan sengitnya persaingan di ajang pacuan JRA tingkat GI untuk pertama kalinya bersama joki wanita satu-satunya di starting gate, Seina Imamura.
Juryoku Pierrot Kejutkan Publik dengan Finish Sengit

Balapan dimulai dengan kuda pacu Trinity (Atsuya Nishimura) yang mencoba memimpin pada awal balapan. Perebutan posisi kedua jadi sorotan paruh awal balapan bagi beberapa kuda pacu, seperti Star Anise, Ametista (Takeshi Yokoyama), dan Sweet Happines (Riki Takasugi).
Banyak kuda pacu menjaga pace mereka saat memasuki pertengahan balapan hingga memasuki tikungan terakhir. Semua kuda pacu mengerahkan seluruh staminanya di lurusan terakhir menjelang garis finish.
Mendekati garis finish, jarak pimpinan lomba Trinity mulai dipangkas oleh Realize Luminous (Akihide Tsumura) dan Dream Core di 400 m terakhir. Last Spurt dilancarkan beberapa kuda untuk berebut posisi pertama. Tanpa diduga, Seina Imamura berhasil membelah kerumunan dan membawa Juryoku Pierrot memenangkan Japanese Oaks 2026 dengan margin yang sangat ketat! Jarak sang kuda pacu dengan kuda lainnya di posisi top 5, yaitu Dream Core, Laughterlines, Realize Luminous, dan Sweet Happiness, begitu tipis. Sementara itu pemenang Oka Sho 2026 Star Anise harus puas finish di posisi ke-12.

Lompatan Besar Juryoku Pierrot dan Joki Wanita Seina Imamura


Selain jadi joki JRA wanita pertama, Seina Imamura juga menjadi kedua yang memenangkan balapan G1 JRA Classic setelah joki wanita Australia, Rachel King bersama Costa Nova di February Stakes tahun lalu.

Juryoku Pierrot yang menjalani debut G1 pertamanya sebagai kuda betina 3 tahun (filly) memiliki darah keturunan kuda pacu unggul dari sang ayah, Orfevre yang merupakan peraih gelar Triple Crown Jepang pada tahun 2011. Setelah memenangkan Japanese Oaks, Juryoku Pierrot direncanakan akan mengikuti jejak sang ayah ke Longchamp Racecourse untuk berpartisipasi di balapan G1 paling bergengsi di dunia, Prix de l’Arc de Triomphe.

Sekali lagi, selamat untuk Juryoku Pierrot dan Seina Imamura!
KAORI Newsline

















