Turnamen Mobile Legends: Bang Bang tingkat dunia M7 World Championship telah melewati babak wild card untuk memperebutkan slot menuju ke panggung utama M7. Match yang diadakan selama 4 hari dari tanggal 3-6 Januari 2026 ini menghadirkan penampilan yang tidak terduga dari 8 tim yang berjuang meraih 2 tiket terakhir menuju babak utama M7.
Group Stage Yang Memanas Untuk Melangkah Ke Decider Stage

Babak Wild Card dimulai dengan fase group stage yang berisi 8 tim dan dibagi ke dalam dua grup (A & B). Di grup A ada ZETA Division (Jepang), Team Zone (Mongolia), Boostgate Esports (Turki) dan LEON Esports (Laos) sedangkan di grup B berisikan: Virtus.Pro (Rusia), Guangzhou Gaming (China), Axe (UAE) dan RLG SE (Vietnam).
Baca Juga: M7 World Championship: Dua Wakil Indonesia Raih Kemenangan Perdananya di Fase Swiss Stage!
Team Zone dari Mongolia secara tidak diduga menjadi pemuncak klasemen di grup A dengan hasil 3 kemenangan tanpa kalah. Sementara itu tim ZETA Division dari Jepang menjadi tim yang meraih posisi juru kunci grup A setelah mengalami kekalahan 3 kali berturut-turut, setidaknya tim tersebut sempat memberikan perlawanan dengan meraih kemenangan di satu game saat menghadapi LEON Esports.
Wakil dari Turki, Boostgate Esports menjadi runner-up di grup A dengan meraih 2x menang dan 1x kalah.

Fakta unik Grup A: Jepang kembali lagi ke panggung tertinggi esports internasional MLBB sejak M2 World Championship. Sayangnya, di tahun ini mereka harus menelan pil pahit karena tidak lolos ke panggung utama M7. Nice try!
Sementara di grup B, Virtus.Pro dari Rusia sukses menjadi raja di grup tersebut dengan hasil yang sama-sama dominan dengan Team Zone di grup A. Sedangkan untuk runner-up jatuh ke perwakilan China, Guangzhou Gaming yang digadang-gadang menjadi kuda hitam di M7.
Tim RLG SE asal Vietnam menjadi juru kunci di grup B yang mendapatkan hasil kurang memuaskan, 3 kali kekalahan. Hal ini merupakan bahwa persaingan di grup B lebih ketat untuk melaju ke decider stage.

Full Drama, Persaingan Ketat di Decider Stage Demi ke Panggung Utama M7!

Setelah Group Stage, ada 4 tim yang berhasil lolos ke decider stage fase Wild Card untuk meraih 2 slot terakhir menuju babak utama M7 World Championship. Guangzhou Gaming dan Virtus.Pro pun dijagokan sebagian penonton dan caster sebagai tim yang layak melaju ke panggung utama M7 World Championship.
Fase Decider stage dibuka dengan pertandingan antara Team Zone melawan Guangzhou Gaming. Tim asal China tersebut sempat mendominasi di dua game awal lewat komando dari Coach Vren yang sudah berpengalaman menangani tim besar. Akan tetapi, di game 3-4 mereka kecolongan sehingga pertandingan berlanjut ke sudden match di game 5.
Memanfaatkan blunder dari beberapa pemain Guangzhou Gaming di late game, Team Zone sukses melangkah ke panggung utama M7 dan akan menghadapi Yangon Galacticos di fase swiss stage round 1. Guangzhou Gaming pun harus pulang dengan isak tangis yang menggema di ruangan pemain karena tidak berhasil lolos dari babak wild card M7 World Championship.
Hal yang sama juga terjadi di match kedua antara Virtus.Pro kontra Boostgate Esports. ZaurEgoist dan kawan-kawan yang awalnya bisa menguasai permainan di game 1 dan 3 ternyata berhasil diimbangi oleh Boostgate Esports sehingga pertandingan ini juga berlanjut ke game 5. Dewi fortuna sayangnya tidak berpihak ke Virtus.Pro. Tim Boostgate Esprots yang digawangi oleh Coach Tezet sukses melangkah ke panggung utama M7 dan berhadapan dengan ONIC ID di swiss stage round 1.
Persaingan yang terjadi di babak Wild Card M7 World Championship menjadi yang salah satu hal terbaik selama perhelatan M Series. Caster dari Indonesia seperti Ranger Emas dan Pak Pulung menganggap bahwa babak kali ini adalah babak wild card terbaik dalam sejarah esports MLBB. Menurutnya, persaingan seperti ini yang mereka tunggu dan membuktikan bahwa tim yang berjuang dari bawah juga layak bermain di panggung dunia.
KAORI Newsline







