Sinopsis:
Arisu Yamabuki adalah seorang siswa yang merasa hidupnya selalu kurang satu persen untuk bisa menjadi sempurna. Kekosongan itu ia temukan saat mendengarkan siaran radio Mayonaka Heart Tune yang dibawakan oleh sosok misterius bernama Apollo. Siaran tersebut meninggalkan kesan mendalam dan menempati tempat spesial di hatinya. Namun suatu hari, Apollo berhenti melakukan siaran secara mendadak dan tak pernah kembali. Dari titik itulah, Yamabuki membulatkan tekad untuk mencari tahu sosok di balik suara Apollo.
Pencarian tersebut membawanya ke lingkungan sekolah, tempat Yamabuki bertemu dengan empat siswi yang tergabung dalam ekstrakurikuler siaran sekolah. Keempatnya memiliki mimpi untuk menekuni pekerjaan yang berkaitan dengan dunia suara. Melalui siaran radio sekolah, kilas balik masa lalu, serta interaksi sehari-hari, cerita berkembang dengan memadukan unsur romansa, komedi, dan drama ringan. Dari sinilah perjalanan Yamabuki dimulai bukan hanya untuk menemukan Apollo, tetapi juga untuk memperjuangkan mimpi dan masa depan mereka bersama.
Komentar:
Mayonaka Heart Tune membawa ekspektasi tinggi sebagai adaptasi manga yang cukup ramai diperbincangkan. Dari beberapa episode awal yang sudah tayang, eksekusinya terbilang cukup baik. Salah satu kekuatan utamanya terletak pada dialog, baik dialog tunggal maupun interaksi antar karakter, yang terasa enak diikuti dan mudah dipahami. Penyampaian Rikuya Yasuda sebagai Yamabuki berhasil menampilkan sosok yang antusias, percaya diri, serta memiliki tekad yang kuat.
Meski dialognya terdengar ringan, topik yang dibahas sebenarnya cukup berbobot dan menyelipkan pesan tersirat. Pengisi suara tokoh utama perempuan juga tampil solid dalam membawakan karakter dan sifat masing-masing tokoh. Detail menarik seperti penggunaan efek filter mikrofon pada adegan siaran Apollo maupun saat siaran sekolah turut membantu membangun atmosfer tersendiri, terutama karena elemen suara memegang peran penting dalam anime ini. Dari sisi alur cerita, anime ini menggunakan alur campuran dengan tempo yang cenderung cepat, namun masih mudah diikuti.
Di sisi lain, aspek visual terasa kurang konsisten, terutama pada ekspresi wajah karakter di beberapa adegan penting. Hal ini cukup menjadi sorotan karena perbedaannya yang cukup mencolok jika dibandingkan dengan versi manganya. Meski begitu, kekuatan cerita, dialog, serta punch line komedinya membuat Mayonaka Heart Tune tetap menarik untuk diikuti, terlebih dengan mulai munculnya pemicu drama di episode terakhir yang telah tayang.
Fakta dan Data
| Judul Lainnya | 真夜中ハートチューン Tune In to the Midnight Heart |
| Karya Asli | Manga karya Masakuni Igarashi |
| Pengisi Suara | Rikuya Yasuda sebagai Arisu Yamabuki Miku Itō sebagai Shinobu Uzuki Momoko Seto sebagai Rikka Inohana Rumi Ōkubo sebagai Nene Himekawa Sayumi Suzushiro sebagai Iko Kirino Kana Hanazawa sebagai Lemon Ando Nao Tōyama sebagai Ao Momotose Yūki Wakai sebagai Aiko |
| Sutradara | Masayuki Takahashi |
| Penulis Naskah | Yukie Sugawara |
| Desain Karakter | Tomoyuki Shitaya |
| Lagu Pembuka | Tsuki ni Mukatte Ute oleh Suisei Hoshimachi |
| Lagu Penutup | Koe no Kiseki oleh Soala |
| Studio | Gekkou |
| Situs Resmi | https://mayochu-anime.com/ |
| https://x.com/anime_mayochu | |
| Tanggal Tayang | 06 Januari (23.00 JST / 21.00 WIB ) |
Screenshot & Video
KAORI Newsline | Oleh Reza Ardiansyah









