M7 World Championship: Sisa 1x Kesempatan, Match Melawan EVIL Bakal Jadi Penentu ONIC di Swiss Stage

0
m7 world championship onic id
Foto: Aldin Firgiawan

Babak Swiss Stage M7 World Championship sudah memasuki fase yang sangat krusial. Setelah DianFengYaoGuai (DFYG) dan Boostgate Esports yang tersingkir di round 3, di round 4 yang akan berlangsung pada Jumat (16/1) akan ada 3 tim lagi yang tereliminasi di babak ini.

Salah satu yang jadi perhatian di match swiss stage M7 World Championship kali ini datang dari ONIC ID. Performa tim perwakilan Indonesia ini di round 1 sukses membuat jantung berdetak kencang lewat match melawan Boostgate Esports yang berlangsung hingga 30 menit dan akhirnya meraih skor 1-0.

Baca Juga: Ini Dia Line-up Anime Musim Dingin 2026 dari Muse Indonesia!

Akan tetapi, di round kedua mereka harus turun ke bracket 1-1 (rekor 1 win, 1 lose) setelah takluk di hadapan sang kuda hitam, Yangon Galacticos. Harapan para pendukung ONIC ID agar timnya bisa tampil baik di round M7 berikutnya ternyata belum terwujud, di mana pada round ketiga mereka harus kembali menelan pil pahit di hadapan Team Spirit dengan hasil yang sama.

Kini tim ONIC ID menyisakan satu kali lagi kesempatan untuk bisa melangkah ke bracket 2-2, di mana mereka akan berhadapan dengan EVIL yang diperkuat oleh pemain Indonesia, Aether (Ex Player NAVI). Tim asal Singapura ini awalnya memulai babak Swiss Stage dengan kurang memuaskan. Di round 1 mereka kalah ketika bertemu Team Spirit. Setelah turun dari bracket 0-1, EVIL meraih kemenangan atas DFYG dan melangkah ke bracket 1-1. Setelahnya, mereka turun lagi di bracket 1-2 dengan mengalami kegagalan dari Aurora Gaming.

Berbeda dengan ronde Swiss Stage sebelumnya, match ini akan menggunakan format Best of 3 (BO3), dan juga menjadi penentu apakah sang raja langit dari MPL ID layak berada di panggung M7 atau akan tersingkir dengan menyisakan satu wakil dari Indonesia, Alter Ego Esports, di ajang ini.

KAORI Newsline

Tinggalkan komentar Anda

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses