Whirlpool Siap Merilis Novel Visual Terakhir Mereka, Relirium

0
Whirlpool
Copyright © 2006-2026 Whirlpool All Rights Reserved.

Whirlpool resmi mengumumkan bahwa mereka akan merilis novel visual terakhir berjudul Relirium – Iseki to Deai to Bouken to. Bagi para penggemar setia, novel visual ini bukan sekadar game baru, melainkan simbol penutup perjalanan panjang sebuah studio yang sudah menemani banyak orang selama bertahun-tahun. Novel visual ini diposisikan sebagai karya pamungkas yang ingin meninggalkan kesan mendalam. Relirium sendiri dijadwalkan akan dirilis pada 29 Mei 2026.

Tim Kreator di Balik Layar

Untuk menggarap Relirium, Whirlpool mengumpulkan nama-nama yang sudah tidak asing. Ilustrasi utama ditangani oleh Mamizu Mizukagami, sementara versi SD digarap Haruka Komowata, dan skenario ditulis oleh Yuu Omiya. Kombinasi ini membuat novel visual ini terasa seperti perayaan dari semua kekuatan kreatif yang pernah membentuk identitas Whirlpool selama ini.

Deretan Pengisi Suara yang Meriah

Dari sisi karakter, Relirium juga tampil ambisius dengan menghadirkan banyak pengisi suara terkenal. Mulai dari Hitomi Yanagi sebagai Towa Hanamori, hingga Mio Sakuragawa dan nama-nama lain yang sudah akrab di telinga penggemar.

Pre-order dan Strategi Perilisan

Menariknya, pemesanan awal Relirium sudah dibuka di berbagai toko hingga akhir Februari. Langkah ini memperlihatkan betapa Whirlpool ingin memastikan karya terakhirnya ini bisa sampai ke sebanyak mungkin penggemar. Bagi banyak orang, membeli Relirium bukan hanya soal mendapatkan game baru, tapi juga soal ikut mengoleksi sepotong sejarah.

Perayaan Lewat Panggung Live

Tak berhenti di perilisan game, Whirlpool juga menyiapkan acara konser bertajuk Whirlpool Live: Grand Finale 2026. Acara ini dijadwalkan berlangsung pada 12 Juli 2026 di Shinagawa. Di sana, Relirium akan kembali jadi pusat perhatian, seolah menjadi jembatan antara dunia game dan kenangan para penggemarnya.

Sebuah Perpisahan yang Layak Dikenang

Pada akhirnya, Relirium bukan cuma cerita tentang reruntuhan dan petualangan, tapi juga tentang perpisahan. Whirlpool menutup perjalanannya dengan satu karya yang dirancang untuk dikenang, dan karya terakhirnya ini berdiri sebagai penanda bahwa sebuah perjalanan panjang bisa berakhir dengan cara yang elegan dan penuh makna.

KAORI Newsline

Tinggalkan komentar Anda

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses