Jalur Yamanote Line di Tokyo, Jepang kembali jadi sorotan setelah mengalami gangguan besar yang membuat layanannya berhenti total hingga sekitar delapan jam. Insiden ini terjadi pada dini hari tanggal 16 Januari 2026 dan langsung menghantam jam sibuk pagi di Tokyo. Bersama dengan Keihin-Tohoku Line, Yamanote Line yang menjadi tulang punggung mobilitas warga ibu kota membuat ratusan ribu penumpang terjebak dalam kekacauan perjalanan.
Awal Mula Masalah Listrik
Menurut penjelasan JR East, sumber masalah insiden ini berasal dari gangguan listrik yang muncul saat proses penyambungan kembali aliran listrik ke kabel atas setelah pekerjaan konstruksi malam hari di sekitar Stasiun Tamachi. Saat seharusnya sistem kembali normal menjelang kereta pertama beroperasi, justru terjadi anomali yang membuat pasokan listrik terputus dan memicu sistem pengaman di gardu listrik bekerja otomatis.
Perangkat Pengaman Jadi Titik Kritis
Dalam proses perawatan jalur, terdapat alat pengaman yang menghubungkan kabel listrik dengan rel untuk mencegah kecelakaan saat pengerjaan. Pada hari kejadian, perangkat ini diduga masih berada dalam posisi yang salah ketika aliran listrik hendak dinyalakan kembali. Akibatnya, Yamanote Line tidak bisa menerima pasokan listrik seperti seharusnya. Situasi makin rumit ketika perangkat serupa di jalur tetangga sempat mengeluarkan asap dan memaksa penghentian ulang operasi.
Pemulihan yang Tidak Mudah
Upaya teknis dilakukan dengan memutus kabel secara fisik untuk menonaktifkan alat pengaman tersebut. Meski Keihin-Tohoku Line sempat lebih dulu pulih, Yamanote Line baru bisa kembali beroperasi penuh menjelang siang. Total waktu henti sejak kereta pertama hingga normal kembali mencapai sekitar delapan jam, menjadikan gangguan ini salah satu yang paling panjang dalam beberapa tahun terakhir.
Dampak Besar ke Penumpang
JR East memperkirakan lebih dari 670 ribu orang terdampak langsung. Stasiun-stasiun di sepanjang Yamanote Line dipenuhi penumpang yang mencari rute alternatif, sementara jalur lain ikut mengalami kepadatan luar biasa. Beberapa rute seperti Tokaido Line dan Yokosuka Line juga sempat terkena imbas karena kepadatan dan penanganan darurat di lapangan.
Catatan Buruk yang Terulang
Ini bukan pertama kalinya Yamanote Line mengalami masalah besar terkait kelistrikan. Dalam satu tahun terakhir, sudah ada lebih dari satu insiden yang mengganggu layanan hingga ke jam sibuk. Dengan banyaknya proyek pengembangan kota di sepanjang lintasan, kejadian ini menjadi pengingat bahwa keandalan Yamanote Line tetap menjadi kunci kepercayaan publik terhadap transportasi Tokyo.
KAORI Newsline | Sumber









