Dari 1 desa dan kini berkembang menjadi 3 desa. Cerita pak kades telah berkembang menjadi lebih dari sekedar orang yang bersantai di hutan, karena kini pak kades juga harus mengurusi puluhan warga desanya.
Isekai Nonbiri Nouka atau Farming Life in Another World, adalah seri novel karangan Kinosuke Naito di situs Shousetsuka ni Narou sejak tahun 2016. Seri ini diadaptasi menjadi komik pada tahun 2017 dan anime pada tahun 2023.
Komik Farming Life in Another World diterbitkan di Indonesia pertama kali oleh penerbit Phoenix Gramedia Indonesia pada tahun 2024. Volume kelima terbit pada tanggal 5 Mei 2025 dan dibanderol seharga 65.000 rupiah (untuk Pulau Jawa). Inilah ulasan volume kelima dari komik Farming Life in Another World.
Sinopsis

Ras lain berimigrasi ke desa? Kompetisi bertarung berakhir dengan lancer, dan keseharian santai pun kembali berlangsung. Tapi kemudian timbul masalah tentang pengumpulan penduduk desa baru. Imigrasi ras lain seperti Centaurus datang dengan jumlah yang melebihi perkiraan, sehingga lingkungan Desa Pohon Perkasa pun menjadi lebih ramai dalam sekejap!
Penceritaan Komik – Tanggung Jawab Setiap Ras

Dari volume pertama hingga kelima ini, perkembangan dunia sekitar pak kades terasa berkembang cepat. Meski masih mempertahankan konsep slow-life dengan membangun secara santai tanpa banyak konflik hingga drama, atmosfir Desa Pohon Perkasa terasa hidup dengan cerita masing-masing ras yang menempatinya. Volume ini melanjutkan sesi kompetisi betarung yang tengah diadakan oleh pak kades selagi memperkenalkan ekonomi dalam desa secara perlahan. Seperti sebelumnya dalam sesi pertarungan ini, kita dapat mengenali lebih dalam mengenai cerita penduduk desa juga.
Namun bobot utama volume ini terfokus pada bagaimana pak kades harus merencanakan desa ketiganya sekaligus memastikan penduduknya merasa nyaman tinggal di desa tersebut. Pasalnya dirinya juga terkejut akan beberapa ras yang baru ia temui dan bagaimana caranya agar mereka merasa tercukupi. Jujur saja, semakin lama, cerita seri ini terasa lebih ke arah pembangunan daripada bagaimana hidup sederhana sebagai petani. Tapi ya kita sendiri sudah bisa melihat transisi cerita sederhana menjadi pembangunan sejak volume kedua. Walau saya suka, tapi membaca banyak teks terkadang membuat saya sedikit kesulitan untuk fokus apalagi dengan gaya baca saya yang selalu mengutamakan speed reading. Namun beruntunglah topik pembangunannya pun tidak hanya sekedar membangun tapi ada dasar mengapa harus membangun itu dengan bumbu fantasi.
Penggambaran Komik – Dunia yang Semakin Luas

Beberapa chapter awal volume ini masih menyajikan aksi pertarungan yang tak kalah serunya untuk melepas penat cerita yang semakin penuh dengan diskusi mengenai pembangunan desa baru. Selebihnya penggambaran cerita kembali seperti biasa lagi, di mana penggambaran lebih mengarah ke diskusi dan percakapan satu sama lain dengan penduduk desa. Terkadang terasa capek untuk membaca karena lebih banyak teks daripada gambar. Tapi bukan berarti gambarannya tidak menyenangkan. Kalian masih dapat melihat berbagai komuk dan ekspresi setiap warga dalam menanggapi diskusi bersama pak kades.
Kesimpulan

Sama seperti sebelumnya, volume kelima ini masih dibanderol dengan harga yang sama yakni 65 ribu rupiah (untuk Pulau Jawa). Kualitas masih konsisten dari jenis kertasnya, adanya halaman berwarna, hingga tambahan book cover yang juga cerita ekstra mengenai dunia seri ini. Saya tidak memiliki keluhan terkait gaya bahasa. Hanya saja memang karena kali ini lebih terasa banyak tulisan, rasanya sedikit melelahkan membaca komik ini. Namun ini bukan kesalahan penerjemah, memang ceritanya saja semakin penuh dengan rapat dan perencanaan.
Apakah kalian harus melanjutkan membaca volume kelima ini? Saya rasa jika memang kalian sudah menyukai setidaknya salah satu karakter dalam seri ini, membaca kelanjutan kisah mereka adalah alasan utama mengapa kalian harus membaca volume kelima ini. Namun jika kalian masih belum terlalu terpikat dengan karakter atau dunia yang ada, rasanya volume kelima ini masih terlalu berat ceritanya seperti volume keempat.
Baca juga:
Ulasan Komik Farming Life in Another World Vol.4: “Banyak Warga”, Banyak Desa Bersama Pak Kades
KAORI Newsline | Oleh Cakra Bhirawa











