Jaadugar, Kisah Gadis Penakluk Kekaisaran Mongol Siap Tayang Juli 2026!

0

Ancaman Kekaisaran Mongol di Anime Jaadugar

Ketenangan hidup Sitara yang baru saja terbangun dari abu harus kembali hancur berkeping keping akibat gelombang invasi. Di bawah komando Kaisar Genghis Khan, Kekaisaran Mongol yang perkasa terus melakukan pergerakan militer yang tak terhentikan, menaklukkan berbagai negara dan memperluas pengaruh mereka ke seluruh penjuru dunia. Ambisi tanpa batas ini pada akhirnya menyentuh kota tempat Sitara tinggal. Kehancuran ini dipimpin oleh sosok pangeran keempat dari Kekaisaran Mongol yang bernama Tolui. Berbekal kekuatan militer terbesar di seluruh kekaisaran, Tolui menggunakan kekuasaannya untuk melancarkan invasi ke bangsa bangsa lain. Akibat serangan inilah, Sitara kehilangan segala hal yang ia sayangi dan pada akhirnya bersumpah untuk membalaskan dendamnya kepada kekaisaran raksasa tersebut.

Karakter Tolui akan diperankan oleh Ryota Suzuki. Menurut penuturan Suzuki, karakter Tolui memiliki dinamika yang sangat unik. Di satu sisi, ia memancarkan kepolosan yang mampu mencerahkan suasana ruangan, namun di sisi lain, ia juga menunjukkan keahlian bela diri yang sangat luar biasa mematikan. Suzuki merasa proyek ini telah membuka wawasannya karena memberinya kesempatan untuk mempelajari budaya dan bahasa masa lampau yang belum pernah ia temui sebelumnya.

Melengkapi jajaran karakter kunci, ada sosok anak laki laki bernama Shira yang disuarakan oleh Miyu Irino. Shira dikisahkan hidup sebagai tawanan yang ditangkap oleh Kekaisaran Mongol. Memiliki sifat bawaan yang cerdik dan licik, Shira berusaha mengambil hati Tolui dengan harapan bisa bertahan hidup dan mengangkat derajat status sosialnya. Irino sendiri mengaku sebagai salah satu penggemar yang terpikat oleh keindahan sekaligus kekejaman cerita racikan Tomato Soup ini. Ia mengingat betul bagaimana ia tidak bisa berhenti membalik halaman manga, meskipun di saat yang bersamaan ia merasa takut untuk melihat apa yang akan terjadi selanjutnya.

Visi Kreatif Science SARU untuk Anime Jaadugar

Menghidupkan epik sejarah berskala masif tentunya membutuhkan tangan dingin dari studio animasi yang mumpuni. Komite produksi Anime Jaadugar dengan sangat tepat menunjuk Science SARU sebagai studio yang menangani produksi animasinya. Perusahaan produksi animasi ini sudah sangat terkenal di kancah global berkat komitmen mereka dalam membina talenta baru dan mengimplementasikan teknologi kreatif paling mutakhir. Portofolio mereka dipenuhi dengan karya karya luar biasa yang diakui dunia karena kualitas tingkat tingginya, seperti pemenang Grand Prix di Annecy untuk kategori film panjang berjudul Lu Over the Wall, lalu ada The Night Is Short, Walk on Girl, DEVILMAN crybaby, Keep Your Hands Off Eizouken!, INU-OH, Scott Pilgrim Takes Off, hingga seri DAN DA DAN.

Untuk proyek ini, kursi sutradara dipercayakan kepada Abel Gongora, sementara posisi sutradara eksekutif dipegang oleh sosok ternama Naoko Yamada. Miyu Irino secara khusus menyampaikan rasa bahagianya bisa berkolaborasi untuk pertama kalinya dengan Abel Gongora dan bekerja sama kembali dengan Naoko Yamada. Ia memuji tim produksi yang mampu dengan brilian memadukan bentuk ekspresi visual khas animasi sambil tetap mempertahankan daya tarik dari karya aslinya. Jajaran staf di belakang layar juga diisi oleh nama nama hebat lainnya, seperti Kenichi Yoshida yang bertanggung jawab atas desain karakter sekaligus kepala pengawasan animasi, Kanichi Kato yang menyusun komposisi serinya, dan Koshiro Hino yang meracik alunan musiknya. Bagi audiens internasional, manga berbahasa Inggrisnya bisa dibaca melalui situs web resmi YenPress.

Kualitas visual dan narasi yang dibangun oleh Science SARU ini tampaknya sudah mendapatkan pengakuan internasional bahkan sebelum animenya resmi ditayangkan. Serial Anime Jaadugar telah terpilih secara resmi untuk masuk ke dalam kompetisi utama kategori Film TV di ajang Annecy International Animation Film Festival 2026. Festival bergengsi yang tercatat sebagai festival animasi tertua dan terbesar di dunia ini akan diselenggarakan di wilayah tenggara Prancis, tepatnya di Annecy, dari tanggal 21 hingga 27 Juni 2026 mendatang. Bagi pembaca yang ingin menelusuri informasi festival ini lebih lanjut, kalian bisa mengunjungi situs resmi Annecy Festival. Masuknya karya ini ke kancah persaingan global membuktikan bahwa kisah tentang penyihir yang mempermainkan daratan benua luas ini patut diantisipasi kehadirannya.

Di negara asalnya, serial ini dijadwalkan untuk mengisi blok program IMAnimation di stasiun televisi TV Asahi beserta 23 saluran afiliasinya, serta di saluran BS Asahi. TV Asahi Corporation sendiri merupakan jaringan penyiaran komersial nasional di Jepang yang memimpin industri konten negara tersebut. Mereka telah memproduksi dan menayangkan animasi legendaris seperti Doraemon sejak 1979 dan Shin chan sejak 1992, hingga karya terbaru seperti The Dangers in My Heart. Kehadiran Anime Jaadugar di bawah payung penyiaran besar ini semakin menjamin aksesibilitas penonton saat penayangan perdananya di bulan Juli nanti. Sambil menghitung bulan menuju penayangannya, penggemar bisa terus memantau pembaruan terkini melalui situs web resmi Anime Jaadugar atau melalui interaksi langsung di akun media sosial X regional Jepang di @anime_jaadugar dan akun versi global mereka di @Jaadugar_global.

KAORI Newsline | Sumber

1
2
Artikel sebelumnyaIdoly Pride Global dan Korea Resmi Ditutup April 2026
Farrenswolf
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Nulla nec lectus volutpat, sollicitudin risus sed, eleifend libero. Phasellus viverra nunc id sapien ultrices, nec eleifend lacus elementum. Aliquam a mauris mauris. Sed tincidunt, ipsum ut cursus vestibulum, neque orci vestibulum quam, nec convallis nisl ex ac nisi. Integer varius, augue ut euismod posuere, mi quam iaculis nisi, vel fringilla tellus nisl id augue. Quisque lacinia lorem sit amet lorem varius, id porttitor lacus bibendum. Donec magna neque, dictum vitae mattis ut, tincidunt congue neque. Integer malesuada metus vitae risus egestas congue quis in enim. Maecenas accumsan molestie felis a tristique. In venenatis ligula urna, a bibendum justo sodales a. Quisque faucibus maximus tellus, ac convallis risus vehicula quis. Aliquam mollis congue ullamcorper. Ut blandit elit eu fermentum fringilla.

Tinggalkan komentar Anda

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.