
Kabar gembira datang bagi para penikmat musik jejepangan dan tanah air. Sony Music Indonesia bersama Sony Music Japan resmi memulai proyek kolaborasi lintas negara yang menyatukan dua talenta berbakat melalui sebuah karya kolaboratif. Proyek ambisius ini mempertemukan penyanyi berbakat tanah air, Sisca Saras, dengan artis asal Jepang NecoMe, atau yang lebih akrab disapa Ayaka Yasumoto, lewat perilisan Single Swipe Kanan Kiri. Lagu lintas budaya ini dijadwalkan akan segera mengudara dan bisa dinikmati di berbagai platform musik digital mulai tanggal 10 April mendatang.
Kesamaan Latar Belakang di Balik Single Swipe Kanan Kiri
Bagi komunitas penggemar budaya pop, perpaduan kedua penyanyi ini tentu menjadi daya tarik yang sangat memikat. Sisca Saras sendiri mengawali karier musik profesionalnya saat bergabung dengan grup idola JKT48. Di sisi lain, NecoMe merupakan idola asal Jepang yang telah bergabung dengan grup Shiritsu Ebisu Chugaku sejak tahun 2009. Tidak hanya itu, NecoMe juga dikenal sebagai pengisi suara dan aktris panggung untuk karakter Misuzu Wakatsuki di proyek Love Live! School Idol Musical.

Sisca mengungkapkan rasa senangnya bisa berkolaborasi dengan NecoMe, mengingat mereka memiliki latar belakang yang hampir sama sebagai seorang idola. Menyanyikan Single Swipe Kanan Kiri menjadi pengalaman yang sangat menarik bagi penyanyi di bawah naungan label WeCord tersebut, apalagi ini adalah kali pertamanya bekerja sama dengan musisi dari luar negeri. Untuk berinteraksi dan melihat aktivitas terbaru mereka, kalian para #Kaoreaders bisa langsung mengunjungi laman Instagram @_siscasaras_ dan @yasumoto_ayaka_official.
Baca juga: Idoly Pride Global dan Korea Resmi Ditutup April 2026
Proses Rekaman Kilat Single Swipe Kanan Kiri
Proses penggarapan karya kolaboratif ini ternyata dilakukan dalam waktu yang sangat singkat dan padat. Proses rekaman untuk Single Swipe Kanan Kiri dilaksanakan langsung di Jakarta pada bulan Januari 2026 lalu, bertepatan dengan kunjungan tim Sony Music Japan ke ibu kota. Dalam kurun waktu hanya lima hari saja, tim produksi berhasil merampungkan dua lagu, satu video musik, dan tujuh konten promosi.
View this post on Instagram
Meskipun dikerjakan dengan cepat, Sisca mengakui bahwa proses pengerjaannya dilakukan dengan sangat hati hati. Keterbatasan bahasa membuat sesi workshop harus ditengahi oleh penerjemah agar lagunya tetap terasa menyatu meski dibawakan dalam dua bahasa yang berbeda. Penentuan tanggal rilis pada 10 April juga sengaja diselaraskan dengan beberapa agenda besar NecoMe di Jepang terkait karier musiknya. Bagi NecoMe sendiri, terpilih sebagai duta budaya Indonesia dan Jepang melalui proyek perdana ini menjadi sebuah pengalaman baru yang sangat menyenangkan baginya.
Baca juga: ZAQ Rilis Digital “Liar Veil”, ED Baru Classroom of the Elite Season 4
Melihat antusiasme yang tinggi dari tim Jepang, proyek ini diharapkan bisa lebih membuka lagi kesempatan NecoMe untuk berkolaborasi dengan musisi musisi Indonesia lainnya di masa mendatang.
KAORI Newsline








