
Inovasi industri musik lokal kini semakin berani menunjukkan taringnya di kancah internasional. Aliran musik yang memadukan elemen hiphop ala anak muda dengan irama dangdut yang bernuansa khas Nusantara kini sedang naik daun. Melihat potensi besar tersebut, Sony Music Indonesia bersama Sony Music Japan resmi memulai proyek kolaborasi bertajuk “Hipdut Goes Through Japan”. Proyek strategis ini bertujuan untuk mengenalkan Genre Musik Hipdut agar tidak hanya dinikmati oleh pencinta musik lokal, tetapi juga merambah pasar internasional dengan menjadikan Jepang sebagai pintu pembukanya.
View this post on Instagram
Produser F4dli Meramu Genre Musik Hipdut
Untuk mengeksekusi visi besar tersebut, pihak label menunjuk F4dli dari FloorInc. sebagai produser utama proyek ini. Musisi kelahiran Singkawang, Kalimantan Barat ini dipilih melalui pertimbangan yang matang karena kepiawaiannya dan keakrabannya dengan aliran musik tersebut. Sebelumnya, nama F4dli telah dikenal luas berkat karya karyanya yang viral seperti lagu “Aku Dah Lupa” dan “Aku Bilang Jangan”. Bagi kalian yang ingin melihat proses di balik layar sang produser, bisa langsung mengunjungi akun @f4dli dan label @floorinc_.
Sebagai jembatan budaya, F4dli mencoba memberikan sentuhan unik dalam mengeksplorasi Genre Musik Hipdut untuk lagu berjudul “Swipe Kanan Kiri” yang dinyanyikan oleh Sisca Saras dan NecoMe (Ayaka Yasumoto). Produser berbakat ini menjelaskan bahwa ia menggunakan dasar musik koplo atau dangdut, lalu meramunya dengan sentuhan melodi serta karakter suara yang sangat khas Jepang. F4dli menuturkan bahwa perpaduan antara musik Indonesia dan Jepang adalah sesuatu yang jarang terjadi, sehingga racikan terbarunya ini akan terasa sangat segar dan berbeda di telinga para pendengar.
Baca juga: Sisca Saras dan NecoMe Duet Lewat Single Swipe Kanan Kiri
Daya Tarik Genre Musik Hipdut di Telinga Pendengar
Langkah Sony Music membawa gaya musik bernuansa koplo ini ternyata disambut dengan sangat antusias oleh para musisinya. Sisca Saras yang didapuk sebagai pelantun utama mengaku sangat menikmati proses pengerjaannya. Sisca merasa bahwa Genre Musik Hipdut memiliki pembawaan yang santai dan sangat asyik untuk dinyanyikan. Sebagai penikmat lagu lagu berirama cepat, ia tidak menemui banyak kesulitan dan justru merasa tertantang karena harus menyanyikan musik berirama riang ini dalam dua bahasa yang berbeda.
Baca juga: Idoly Pride Global dan Korea Resmi Ditutup April 2026
Ke depannya, proyek penyatuan budaya ini dipastikan tidak akan berhenti di satu lagu saja. Sebagai bagian dari pengembangan proyek kolaborasi ini, tim dari Jepang telah kembali ke studio di Indonesia untuk melakukan sesi rekaman lanjutan bersama F4dli. Tim redaksi KAORI Nusantara tentunya sangat menantikan gebrakan lanjutan dari proyek ini, di mana nantinya akan ada komposisi artis yang berbeda sebagai bagian dari rangkaian kolaboratif Indonesia dan Jepang berikutnya.
KAORI Newsline








